Wayang Indonesia : Wayang Ditinggal Generasi Pemuda

0 136

Wayang merupakan warisan budaya nusantara sekaligus warisan  budaya dunia atas pengakuan UNESCO yang menetapkan wayang sebagai world heritage pada 7 November 2003. Namun demikian, pengakuan tersebut belum direspon oleh negara dalam mengembangkan dan melestarikan wayang sebagai budaya tradisi. Alhasil, wayang semakin ditinggalkan generasi muda yang lebih gandrung dengan budaya massa. Pemerhati kebudayaan, Indra Tranggono, mengatakan negara telah melakukan pembiaran terhadap budaya lokal. Penetrasi budaya massa dari luar yang ditopang kekuatan kapital menjadikan budaya lokal kian terpinggirkan.

Sangat ironis, saat UNESCO menempatkan wayang sebagai warisan dunia, negara tidak melakukan proteksi yang jelas

kata Tranggono dalam seminar Wayang dan Generasi Muda yang berlangsung di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri. Seni tradisi budaya lokal seperti wayang menghadapi kondisi yang memprihatinkan dari sisi pendanaan. Seniman wayang diharuskan berjuang sendiri untuk menghidupi kesenian lokal yang telah mengakar di masyarakat ini. Kendati berbagai inovasi wayang dilakukan oleh para seniman dengan munculnya wayang super, wayang kampung sebelah, wayang OHP, wayang layar lebar namun hasil kreativitas tersebut tidak mampu menarik generasi muda terhadap wayang. Sebagai budaya seni tradisi, Wayang menurut Trangono mampu menjadi sumber  inspirasi dari nilai-nilai dalam budaya ide, gagasan, ekpresi dan perilaku. Tidak hanya itu wayang mampu menjadi sumber identitas.

Fungsi wayang mampu sebagai perekat & relasi dari komponen masyarakat

Source ugm.ac.id ugm.ac.id/id/berita/7928-wayang.ditinggal.generasi.muda
Comments
Loading...