Wayang Indonesia : Wayang Dua Ribu Empat Belas

0 32

Konon, katanya perang terhebat antara kebaikan dan keburukan dalam dunia pewayangan terjadi bukanlah pada cerita Rama vs Rahwana, akan tetapi terjadi pada kisah antara Pandawa vs Kurawa. Intrik, perselisihan, pengkhianatan, balas dendam kesumat sedemikian hebatnya sehingga memunculkan episode Bharatayudha. Meskipun terkadang ada riak romantisme arjuna srikandi, ataupun kejenakaan dan guyonan, para punakawan yang terlihat bodoh, tapi memiliki jiwa patriot, yaitu Gareng, Petruk, Cepot (Sunda), dan sang penasehat, sang tokoh bijaksana mbah Semar. 

Perseteruan ini, klimaksnya ternyata tidak berakhir di lapangan bola. Usut punya usut soalnya dari tim Pendawa cuma 5 orang, pemainnya kurang!!, sedang tim kurawa berlimpah, maka berakhirlah konflik itu dilapangan kurusetra yang tidak memberikan kemenangan untuk kedua belah pihak yang bertikai. Masing-masing mendapatkan pilu dan penderitaan yang sangat hebat akibat kehilangan orang tua, anaknya, saudara, kerabat, teman bahkan sampai handai taulannya.

Nun jauh disana, diatas alam sadar dunia pewayangan, meskipun tidak sehebat perang bharatayudha, yang mengorbankan jiwa dan raga, di sebuah negara yang bernama Indonesia, setiap 5 tahun sekali seringlah terjadi pertarungan. Saat ini mereka bertarung dalam rangka memperebutkan Kursi Eksekutif, Mahkota tertinggi sebagai jalan tol untuk menguasai kebijakan, dan peta perjalanan kebijakan pemerintahan selama 5 tahun masa kekuasaannya.

Source Kompas kompasiana.com/shooter/552a6f4e6ea834dd5a552d49/wayang-2014
Comments
Loading...