Wayang Indonesia : Wayang Jawa Bermukim Inggris

0 20

Cepot, tokoh wayang golek yang berwajah merah dengan dua gigi menyembul keluar seperti kelinci pindah ke Inggris. Lengkap dengan sarung yang selalu diselempang. Entah, kuatkah menahan udara dingin menusuk di negeri kerajaan itu, yang pasti Cepot kerap tampil di tangan Anna Ingleby saat menggelar pertunjukannya bersama Indigo Moon Theatre. Anna Ingleby bersama suaminya, Haviel Perdana – asli Indonesia – memang pasangan seniman yang giat mengenalkan budaya Jawa di Eropa, khususnya Inggris tempat tinggal mereka.

Anna sendiri bukan orang Indonesia. Ia berasal dari keluarga seniman, memulai studi di Stained Glass Design & Printmaking (BA Hons) di Edinburgh College of Art, Skotlandia. Lalu melanjutkan pendidikannya ke Chelsea School of Art & Design. Minatnya pada pertunjukan boneka (wayang) membuncah ketika belajar wayang India di Bhartiya Lok Kala Mandal, Udaipur dan di Ahmedabad bersama Mahipat & Leela Kavi. Anna Ingleby kemudian menjadi seniman pertunjukan boneka di esmond Jones School of Mime and Physical Theatre selama setahun di London.

Barulah selama tahun 1996 hingga 1998 ia menetap di Indonesia. Tujuannya, memperluas pengetahuannya tentang wayang Asia. Pengembaraannya membawa Anna belajar tari topeng di Cirebon dengan Ibu Nunung Nurasih, juga menggali ilmu wayang golek dari tokoh pedalang terkenal, Asep Sunandar Sunarya. Soal wayang kulit, Anna mendalami pembelajarannya pada Ledjar Subroto di Yogyakarta. Cintanya pada seni.

Source harnas.co harnas.co/2014/10/19/bila-wayang-jawa-bermukim-di-inggris
Comments
Loading...