Wayang Indonesia : Wayang Kulit Sebagai Media Syiar

0 227

Wali Sanga yang terkenal di Jawa itu misalnya, telah menggunakan media wayang kulit sebagai media syiar dan dakwah Islam. Menggunakan bentuk-bentuk budaya atau seni tradisi rakyat sebagai nedia syiar dan dakwah ternyata memang membawa keberhasilan dalam penyebaran di masa itu. Dalam pemahaman tasawuf Islam Jawa, tarian Tayub dan erotisme goyangannya itu mengandung nilai-nilai filosofis yang tinggi. Tarian Tayub dinilai merupakan cerminan atau gambaran dari keberadaan jati diri manusia dengan unsure-unsur keempat nafsu yang melingkupi kehidupannya.

Kemudian keberadaan penari perempuan atau ledhek pada tarian Tayub, digambarkan sebagai gambaran dari tujuan untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan hidup. Pada awalnya dulu, dalam pergelaran tarian Tayub itu selain ada penari-penari perempuan atau ledhekjuga terdapat loima penari lelaki atau penyaub.

Source Warta perwara.com/2017/makna-dan-filosofi-di-balik-erotisme-tayub
Comments
Loading...