Wayang Indonesia : Wayang Menolak Tergusur, Seni

0 115

Merupakan bentuk se­ni bu­da­ya yang terkomplit dan sampai se­karang masih tetap eksis, serta mem­banggakan nusantara tentulah wa­yang. Di antara sekian banyak bu­­daya yang menonjol itu, bisa di­ka­­­takan wayang sebagai puncak bu­daya. Wayang sebagai media yang bisa dieksplorasi dari berbagai sisi mulai bentuk, per­lambangan, teater, musik, fil­safat dan berdakwah. Wayang bisa juga dipakai un­tuk sarana panggung hibur­an rakyat atau seni pertunju­kan.

Wayang juga di­pelajari, di­telaah melibatkan para ah­li yang menguasai sejarah, hing­ga di masukkan menjadi bagi­an ku­ri­kulum sekolah. Peserta belajar juga tinggi bahkan wa­yang diminati oleh pelajar dari luar negeri. Selain di­akui dunia banyak pementasan di­se­leng­ga­rakan untuk memenuhi un­da­ngan kedutaan besar, hingga pa­me­ran seni wayang. Pada Bienalle senilukis du­nia, Heri Dono mengusung te­ma wa­yang dalam sejumlah ka­rya lukisan pada even itu.

Pameran yang me­nye­­dot per­ha­tian publik Internasio­nal itu banyak menuai pujian dan ke­­sukse­san itu tak berlanjut. Pa­da­hal aktivitas seperti itu per­lu di­agen­dakan agar promosi bu­daya nusan­ta­ra, ke dunia luar ber­kesi­nam­­bu­ngan. Dalam literatur wayang ba­nyak yang mengaitkan ke bu­daya Hindu, namun sebetulnya perjalanannya juga dipenga­ruhi budaya Kristen dan Islam. Bahkan wayang juga ada dalam kebudayaan Cina yang dike­nal wayang Potehi (seni per­tunjuk­kan mirip wayang golek). Wayang iden­tik de­ngan bayangan itu secara visual (rupa yang terlihat). Terkan­dung di dalamnya seni­ lukis & seni pahat.

Source harian.analisadaily.com harian.analisadaily.com/seni/news/wayang-menolak-tergusur/625848/2018/09/30
Comments
Loading...