Wayang Indonesia : Wayang, Tontonan dan Tuntunan

0 76

Wayang, berasal dari kata ayang-ayang atau bayangan, salah satu cabang kesenian yang cukup lengkap. Ada musik, drama yang dibawakan sang Dhalang, seni rupa pada teknik sunggingan atau tatahan wayang, seni suara pada nyanyian atau tembang yang dibawakan oleh para sinden, wiraswara (penyanyi latar), dan dhalang dengan suluk-suluknya.

Cara menonton wayang yang sebenarnya adalah dari belakang kelir. Sumber cerita wayang biasanya diambil dari cerita Ramayana atau Mahabaratta, selain itu bisa juga diambil dari cerita carangan, yaitu cerita karangan baru yang biasanya berlatar belakang cerita pakemnya.

Untuk menuju keadiluhungan pergelaran wayang, seorang dhalang harus memenuhi beberapa syarat. Di antaranya antawecana (menyuarakan secara tepat masing-masing tokoh wayang), renggep (dapat menyajikan tontonan yang mengasyikkan, nges (dapat mendramatisasi adegan sehingga mampu membangkitkan rasa keterlibatan penonton/pendengar), tutug (dapat menyajikan lakon sampai tuntas), gecul/banyol (dapat membuat lelucon) ,kawiradya (dapat membedakan janturan untuk masing-masing adegan),sabet (cara memainkan wayang).
Source kompasiana.com kompasiana.com/triyantogenthong/55201769a333119b41b65f04/wayang-sebuah-tontonan-dan-tuntunan#
Comments
Loading...